Joni Pusat Informasi
INFO  

BUMN Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya!

BUMN Badan Usaha Milik Negara

BUMN (Badan Usaha Milik Negara) adalah perusahaan yang seluruh atau sebagian besarnya adalah milik negara.

Misinya adalah menyelenggarakan kegiatan perekonomian dan memberikan pelayanan publik, serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan perekonomian nasional.

Dalam konteks Indonesia, BUMN memainkan peran strategis dalam perekonomian, seringkali beroperasi di sektor-sektor utama seperti energi, transportasi, dan infrastruktur.

Sebagai badan usaha milik negara, mereka mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan publik, mendukung pembangunan ekonomi, dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang perusahaan secara detail, termasuk sejarah, peran, fungsi, jenis, tantangan, dan masa depannya di Indonesia.

Sejarah BUMN di Indonesia

Sejarahnya di Indonesia dimulai pada masa penjajahan Belanda ketika pemerintah kolonial mendirikan beberapa perusahaan pengelola sumber daya alam.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, pemerintah Indonesia mengambil alih perusahaan-perusahaan tersebut dan mendirikannya sebagai bagian dari upaya mengembangkan perekonomian nasional.

Pada tahun 1960an, pemerintah Indonesia mulai mengembangkan perusahaannya secara lebih terstruktur.

Melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, pemerintah menetapkan kerangka hukum yang jelas dalam penyelenggaraannya.

Undang-undang ini mengatur tentang tujuan, fungsi, dan tanggung jawab menunjang pembangunan ekonomi dan pelayanan publik.

Mereka mempunyai peranan dan fungsi yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, antara lain:

Peran dan Fungsi BUMN

1. Penyedia layanan publik

Salah satu tugas utamanya adalah menyediakan pelayanan publik yang berkualitas. Mereka beroperasi di berbagai sektor, seperti energi, transportasi, telekomunikasi, dan kesehatan.

Dengan menyediakan layanan ini, mereka membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

2. Pendorong pertumbuhan ekonomi

Mereka berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui investasi dan pembangunan infrastruktur, mereka berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing ekonomi.

Proyek berskala besar yang dikelola, seperti pembangunan jalan tol, bandara, dan pelabuhan, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi territorial dan nasional.

3. Manajer Sumber Daya Alam

BUMN juga berperan dalam pengelolaan sumber daya alam Indonesia. Perusahaan sektor energi seperti PT Pertamina bertanggung jawab atas pengelolaan dan penggunaan sumber daya energi, termasuk minyak dan gas alam.

Melalui pengelolaan yang baik, mereka dapat menjamin kelestarian sumber daya alam untuk generasi mendatang.

4. Stabilitas perekonomian

BUMN berkontribusi terhadap stabilitas perekonomian nasional melalui pengelolaan sektor-sektor strategis.

Dalam krisis ekonomi, mereka dapat menjadi penyangga untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan barang dan jasa.

Misalnya saja yang bergerak di bidang pangan, bisa membantu menjaga ketersediaan bahan pangan di pasar.

5. Pembangunan infrastruktur

BUMN mempunyai peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Melalui proyek infrastruktur, mereka membantu meningkatkan konektivitas antar wilayah, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi.

Proyek-proyek yang dikelolanya, seperti jalan tol, jembatan, dan pelabuhan, sangat penting dalam mendukung mobilitas barang dan manusia.

Baca juga; Berikut jenis- jenis Pekerjaan untuk Fresh Graduate!

Jenis BUMN

BUMN dapat dibedakan menjadi beberapa jenis tergantung pada fungsi dan wilayah penerapannya. Spesies berikut terdapat di Indonesia:

1. Sektor energi

Contoh : PT PERTAMINA (PERSERO), PT PLN (PERSERO)

Sektor energi bertanggung jawab mengelola dan menyediakan sumber daya energi seperti minyak, gas, dan listrik.

PT Pertamina merupakan perusahaan yang mengelola minyak dan gas, sedangkan PT PLN bertanggung jawab atas penyediaan listrik di seluruh Indonesia.

2. Sektor infrastruktur

Contoh : PT Waskita Karya (Persero), PT Jasa Marga (Persero)

Sektor infrastruktur fokus pada pembangunan dan pengelolaan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan bandara.

PT Waskita Karya dan PT Jasa Marga merupakan contoh perusahaan yang berperan dalam pembangunan infrastruktur transportasi.

3. Sektor perbankan dan keuangan

Contoh : PT Bank Mandiri (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)

Sektor perbankan dan keuangan menyediakan layanan perbankan dan keuangan kepada masyarakat.

PT Bank Mandiri dan PT Bank Rakyat Indonesia merupakan dua contoh perusahaan yang berperan penting dalam sistem keuangan nasional dan menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

4. Bidang Telekomunikasi

Contoh: PT Telkom Indonesia (Persero)

Sektor telekomunikasi bertanggung jawab untuk menyediakan layanan komunikasi dan informasi.

PT Telkom Indonesia adalah perusahaan yang mengelola jaringan telekomunikasi dan web di Indonesia, membantu meningkatkan akses informasi dan komunikasi di seluruh wilayah.

5. Sektor transportasi

Contoh : PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura I dan II

Fokus sektor transportasi adalah pada penyediaan layanan transportasi umum. PT Kereta Api Indonesia mengelola layanan kereta api, sedangkan PT Angkasa Pura mengelola layanan bandara dan maskapai penerbangan.

Keduanya berperan penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat.

6. Sektor pertanian dan perikanan

Contoh : PT Perikanan Indonesia (Persero)

Sektor pertanian dan perikanan bertanggung jawab mengelola sumber daya alam dan menyediakan pangan.

PT Perikanan Indonesia fokus pada pengelolaan perikanan dan budidaya ikan serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Tantangan dan Persaingan BUMN

Meskipun mereka memainkan peran yang sangat penting, mereka juga menghadapi berbagai tantangan dalam operasionalnya. Tantangan-tantangan ini meliputi:

1. Persaingan dengan sektor swasta

Mereka seringkali menghadapi persaingan yang ketat dari perusahaan swasta. Di beberapa sektor, perusahaan swasta memiliki fleksibilitas dan inovasi yang lebih besar.

Oleh karena itu, mereka harus beradaptasi dan meningkatkan efisiensi operasional agar tetap kompetitif.

2. Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan

Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan menjadi tantangan besar bagi BUMN. Kasus korupsi dapat merusak keuangan perusahaan dan melemahkan kepercayaan masyarakat.

Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan menjadi sangat penting.

3. Ketergantungan pada APBN

Mereka seringkali mengandalkan anggaran pemerintah untuk membiayai proyek-proyek besar.

Ketergantungan ini dapat mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam berinovasi dan berinvestasi dalam pembangunan.

Oleh karena itu, diversifikasi sumber pendanaan menjadi penting.

4. Perubahan teknologi

Perkembangan teknologi yang pesat mempengaruhi cara perusahaan milik negara beroperasi.

BUMN perlu beradaptasi dengan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

Keterlambatan dalam adopsi teknologi dapat menyebabkan hilangnya daya saing.

5. Masalah lingkungan hidup

BUMN yang bergerak di bidang sumber daya alam seringkali menghadapi tantangan terkait permasalahan lingkungan hidup.

Pengelolaan yang tidak berkelanjutan dapat menimbulkan kerusakan lingkungan dan dampak negatif bagi masyarakat.

Oleh karena itu, BUMN harus menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan.

Masa depan BUMN di Indonesia

Masa depan BUMN di Indonesia sangat bergantung pada kemampuannya beradaptasi terhadap perubahan dan tantangan yang ada.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjamin keberlanjutan dan pertumbuhan BUMN antara lain:

1. Inovasi dan digitalisasi

BUMN perlu berinvestasi pada inovasi dan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dapat membantu BUMN mengelola data, meningkatkan layanan pelanggan, dan mengoptimalkan proses bisnis.

2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia

Mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting bagi keberhasilan BUMN.

Program pelatihan dan pengembangan karyawan perlu ditingkatkan untuk memastikan karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan.

3. Kerjasama dengan pihak swasta

BUMN dapat bermitra dengan pihak swasta untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi.

Kolaborasi ini dapat menciptakan sinergi yang menguntungkan kedua belah pihak dan mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

4. Fokus pada keberlanjutan

BUMN harus menerapkan praktik bisnis berkelanjutan untuk melindungi lingkungan dan sumber daya alam.

Dengan menerapkan prinsip keberlanjutan, BUMN dapat berkontribusi terhadap pembangunan ramah lingkungan dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

5. Diversifikasi usaha

Diversifikasi usaha merupakan strategi penting BUMN untuk mengurangi risiko dan meningkatkan imbal hasil.

Dengan memasuki sektor baru atau mengembangkan produk dan jasa baru, BUMN dapat memperluas pangsa pasar dan meningkatkan daya saing.

BUMN dan tanggung jawab sosial

Selain berorientasi pada keuntungan, mereka juga mempunyai tanggung jawab sosial yang besar.

Banyak yang terlibat dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program-program tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan pengembangan masyarakat.

Melaksanakan program CSR tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi tetapi juga membantu menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan kompetitif.

BUMN di era globalisasi

Di era globalisasi, mereka menghadapi tantangan untuk bertahan dalam persaingan internasional.

Untuk itu, mereka harus meningkatkan daya saing melalui inovasi, efisiensi, dan kualitas layanan.

Selain itu, mereka harus mampu beradaptasi dengan perubahan pasar global dan memanfaatkan peluang yang ada.

Kolaborasi internasional dan aliansi strategis dengan perusahaan asing dapat menjadi cara bagi mereka untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kapasitasnya.

Kebijakan pemerintah terhadap BUMN

Pemerintah Indonesia memainkan peran penting dalam pembangunan negara melalui kebijakan dan peraturan yang mendukung.

Pedoman yang jelas dan konsisten akan membantu melaksanakan tugas seseorang secara efektif.

Selain itu, pemerintah juga harus memberikan dukungan berupa pendanaan, pelatihan, dan pembangunan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung operasional.

Dasar hukum pendirian dan pengurusan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Undang-undang ini menjelaskan bahwa mereka dibentuk untuk mencapai tujuan tertentu, seperti:

  1. Menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
  2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja.
  3. Mendukung pembangunan ekonomi nasional dan regional.
  4. Meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia di tingkat global.

Jenis BUMN

BUMN dapat dibagi menjadi dua kategori utama:

Persero : Merupakan suatu perseroan terbatas (PT) yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan.

Sebagian besar saham dimiliki oleh negara, namun bisa juga dimiliki oleh pihak swasta.

Contoh Persero antara lain PT Pertamina (Persero) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

BNon-Persero: Merupakan perusahaan yang bukan merupakan perseroan terbatas dan biasanya fokus pada pelayanan publik.

Contoh Non-Persero adalah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Perum Peruri.

Peran dan fungsi

Mereka mempunyai peranan dan fungsi yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, antara lain:

Penyedia layanan publik: Mereka seringkali bertanggung jawab menyediakan layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat, seperti listrik, air, transportasi, dan telekomunikasi.

Stabilisator ekonomi: Dalam krisis ekonomi, mereka dapat bertindak sebagai stabilisator dengan menjaga ketersediaan barang dan jasa serta menciptakan lapangan kerja.

Pembangunan infrastruktur: Mereka berperan dalam pengembangan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi, seperti E.g. jalan, jembatan, bandara, dan pelabuhan.

Penciptaan Lapangan Kerja: Operasi tersebut menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat, yang pada akhirnya dapat mengurangi pengangguran.

Pendapatan Pemerintah: Mereka juga berkontribusi terhadap pendapatan pemerintah melalui pajak dan dividen yang dibayarkan kepada pemerintah.

Tantangan

Meski berperan penting, BUMN juga menghadapi berbagai tantangan, antara lain:

Birokrasi yang rumit: Proses pengambilan keputusan yang lambat dan birokrasi yang rumit dapat menghambat kinerja.

Persaingan dengan perusahaan swasta: Seringkali Anda harus bersaing dengan perusahaan swasta yang lebih fleksibel dan inovatif.

Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan: Kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan di perusahaan dapat merusak keuangan pemerintah dan melemahkan kepercayaan masyarakat.

Inovasi dan Teknologi: Anda harus beradaptasi dengan perkembangan dan inovasi teknologi agar tetap kompetitif di pasar global.

Baca juga; Di bawah ini adalah jenis pekerjaan yang tersedia untuk lulusan baru!

Baca lainnya; Jenis – jenis Pekerjaan Remote yang Bisa Kamu Coba!

Daftar perusahaan dan pekerjaan yang termasuk dalam BUMN

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan badan usaha milik negara yang bertugas memberikan pelayanan publik dan menunjang perekonomian nasional.

Mereka beroperasi di berbagai sektor, mulai dari energi, infrastruktur, hingga perbankan.

Berikut daftar beberapa perusahaan BUMN dan jenis pekerjaan yang tersedia di masing-masing perusahaan.

1.PT Pertamina (Persero)

Sektor: Energi

Jenis pekerjaan:

  • Insinyur Energi: Merancang dan mengembangkan sistem energi.
  • Teknisi Layanan Lapangan: Melakukan pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan pada sistem.
  • Analis Pasar Energi: Menganalisis tren pasar energi dan memberikan rekomendasi.
  • Loker PT Pertamina Persero klik disini ..

2.PT PLN (Persero)

Sektor: Energi

Jenis pekerjaan:

  • Insinyur Listrik: Memelihara dan memperbaiki jaringan listrik.
  • Manajer Proyek: Mengelola proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
  • Analis Sistem: Menganalisis dan merancang sistem kelistrikan.
  • PT PLN Persero Pusat Sertifikasi klik disini ..

3.PT Waskita Karya (Persero)

Sektor: Infrastruktur

Jenis pekerjaan:

  • Manajer Proyek Konstruksi: Kelola proyek konstruksi dari awal hingga akhir.
  • Arsitek: Merancang bangunan dan infrastruktur.
  • Surveyor: Mengukur dan menganalisis properti untuk pengembangan.
  • PT Waskita Karya Persero TBK klik disini ..

4.PT Jasa Marga (Persero)

Sektor: Infrastruktur

Jenis pekerjaan:

  • Manajer Jalan Tol: Mengelola operasional jalan tol.
  • Petugas Keamanan: Menjamin keamanan di area jalan tol.
  • Analis Keuangan: Menganalisis laporan keuangan dan kinerja perusahaan.
  • PT Jasa Marga Persero TBK klik disini ..

5. PT Bank Mandiri (Persero)

Industri: Bank

Jenis pekerjaan:

  • Analis Kredit: Mengevaluasi kelayakan kredit pelanggan.
  • Pemasaran produk: Pengembangan strategi pemasaran produk perbankan.
  • Customer service: Memberikan pelayanan kepada pelanggan dan menangani keluhan
  • Untuk lebih jelasnya klik di sini.

6. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)

Industri: Bank

Jenis pekerjaan:

7. PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Sektor: Transportasi

Jenis pekerjaan:

  • Sopir Kereta: Mengoperasikan kereta.
  • Petugas Stasiun: Mengelola operasi di stasiun.
  • Analis Transportasi: Menganalisis data dan tren transportasi.
  • Untuk lebih jelasnya klik di sini.

8. PT Angkasa Pura I dan II

Sektor: Transportasi

Jenis pekerjaan:

  • Petugas Keamanan Bandara: Memastikan keamanan di bandara.
  • Manajer Operasi: Mengelola operasional bandara.
  • Customer Service Representative: Memberikan informasi dan bantuan kepada penumpang.
  • Untuk lebih jelasnya klik di sini.

9. PT Telkom Indonesia (Persero)

Industri: Telekomunikasi

Jenis pekerjaan:

  • Teknisi Jaringan : Memelihara dan memperbaiki jaringan telekomunikasi.
  • Analis Data: Menganalisis data pengguna untuk meningkatkan layanan.
  • Pemasaran produk: Pengembangan strategi pemasaran produk telekomunikasi.
  • Untuk lebih jelasnya klik di sini.

10. PT Perikanan Indonesia (Persero)

Sektor: Pertanian dan Perikanan

Jenis pekerjaan:

  • Ahli perikanan: mengembangkan teknik budidaya ikan yang efisien.
  • Perwakilan Lapangan: Mengawasi lokasi penangkapan ikan.
  • Analis Pasar: Menganalisis pasar produk perikanan.
  • Untuk lebih jelasnya klik di sini.

Penting

BUMN mempunyai peranan yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, baik sebagai penyedia layanan publik, pemberi kerja, maupun penstabil perekonomian.

Meski menghadapi berbagai tantangan, mereka tetap menjadi salah satu penopang utama pembangunan perekonomian nasional.
Dengan pengelolaan yang baik dan transparan, diharapkan mereka dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

Mereka memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia dan menyediakan berbagai jenis pekerjaan di berbagai sektor.

Setiap perusahaan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi tetapi juga memberikan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Beragamnya lapangan kerja yang tersedia menjadikannya pilihan menarik bagi para pencari kerja yang ingin berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Melalui berbagai posisi yang ditawarkan, individu mendapatkan peluang untuk mengembangkan karirnya sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan negara.

BUMN juga kerap menawarkan program pelatihan dan pengembangan bagi pegawainya untuk membantu mereka meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan di industrinya masing-masing.

Exit mobile version