Joni Pusat Informasi
NEWS  

Kerja di Jepang: Fenomena #KaburAjaDulu di Kalangan Gen Z

Kerja di Jepang Fenomena #KaburAjaDulu di Kalangan Gen Z

Akhir-akhir ini banyak sekali postingan di media sosial tentang pengalaman Gen Z bekerja di Jepang. Tagar #KaburAjaDulu sedang menjadi tren di kalangan anak muda yang mencari peluang kerja di luar negeri, khususnya di Jepang.

Fenomena ini menunjukkan semakin besarnya minat generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman baru di Negeri Sakura, baik karena alasan ekonomi, pengalaman budaya, maupun tantangan karir yang lebih menarik.

Baca juga: Cara Kerja di Luar Negeri Lulusan SMA dan SMK, Klik disini!

Tren Kerja di Jepang di kalangan Gen Z

Generasi Z dinilai sebagai generasi yang lebih fleksibel dalam memilih karier. Mereka tidak hanya mencari pekerjaan di dalam negeri, tetapi mereka juga aktif mencari peluang di luar negeri, termasuk di Jepang.

Jepang sendiri memiliki daya tarik tersendiri sebagai negara maju dengan budaya kerja yang disiplin dan peluang gaji yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

Banyak Generasi Z yang tertarik bekerja di Jepang karena sektor industri negara tersebut, khususnya di bidang manufaktur, teknologi, dan jasa, terus berkembang.

Pemerintah Jepang juga membuka kesempatan kerja bagi tenaga kerja asing seiring dengan menurunnya jumlah penduduk usia kerja akibat rendahnya angka kelahiran dan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.

Alasan Gen Z Kerja di Jepang

Faktor utama yang mendorong Generasi Z bekerja di Jepang antara lain:

  • Gaji yang kompetitif: Jepang menawarkan gaji yang jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia, khususnya di bidang manufaktur, perhotelan, dan perawatan kesehatan. Rata-rata pekerja asing di Jepang dapat memperoleh penghasilan antara 120.000 dan 300.000 yen per bulan, tergantung pada industri dan tingkat keahliannya.
  • Pengalaman internasional: Bekerja di Jepang menawarkan generasi muda kesempatan untuk memperoleh pengalaman internasional, memperluas wawasan, dan meningkatkan keterampilan profesional mereka. Banyak perusahaan Jepang juga menawarkan pelatihan khusus bagi pekerja asing.
  • Budaya Kerja Disiplin: Jepang terkenal dengan budaya kerja yang disiplin dan profesional. Meski terkesan ketat, banyak karyawan yang melihat hal ini sebagai pengalaman berharga dalam mengembangkan etos kerja yang lebih baik.
  • Peluang untuk tinggal lebih lama: Jepang memiliki beberapa program visa kerja yang memungkinkan pekerja asing untuk tinggal lebih lama. Beberapa bidang pekerjaan menawarkan kesempatan kepada pekerja asing untuk menerima izin tinggal permanen setelah beberapa tahun bekerja.

Tantangan Kerja di Jepang

Meski menawarkan banyak keuntungan, bekerja di Jepang bukannya tanpa tantangan. Tantangan yang sering dihadapi oleh pekerja asing, khususnya Generasi Z, antara lain:

  • Bahasa dan budaya Tidak semua perusahaan di Jepang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kerja. Oleh karena itu, pengetahuan bahasa Jepang merupakan kebutuhan penting bagi karyawan asing. Selain itu, budaya kerja yang berbeda juga dapat menjadi tantangan bagi pekerja Indonesia.
  • Tekanan kerja yang tinggi Jepang terkenal dengan budaya kerjanya yang menuntut disiplin tinggi dan jam kerja yang panjang. Beberapa karyawan merasa sulit beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sangat kompetitif.
  • Biaya hidup yang tinggi Kota-kota besar di Jepang, seperti Tokyo dan Osaka, memiliki biaya hidup yang relatif tinggi. Meski gaji yang didapat lebih tinggi dibandingkan di Indonesia, pengelolaan keuangan yang baik tetap diperlukan untuk bisa menabung dan mengirim uang ke keluarga di kampung halaman.

Fenomena #KaburAjaDulu

Tagar #KaburAjaDulu yang tersebar luas di media sosial menyoroti keinginan Generasi Z untuk mencari peluang di luar negeri tanpa banyak berpikir.

Banyak yang merasa bahwa bekerja di Indonesia tidak memberikan peluang yang cukup untuk berkembang atau memperoleh penghasilan yang layak, sehingga mereka memutuskan untuk “melarikan diri” dan mengadu nasib di Jepang.

Namun, sebelum Anda memutuskan untuk bekerja di Jepang, sebaiknya persiapkan beberapa hal seperti:

  • Belajar bahasa Jepang untuk memfasilitasi komunikasi dan adaptasi.
  • Memahami peraturan ketenagakerjaan di Jepang untuk menghindari masalah hukum atau administratif.
  • Menyiapkan dokumen dan visa kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Sesuaikan harapan untuk pekerjaan dan lingkungan hidup di Jepang.

Baca lainnya: Performa Buruk Darwin Nunez, 11 Rating Pemain Liverpool vs Aston Villa, Simak selengkapnya disini!

Penting

Tren pekerjaan di Jepang pada generasi Z menunjukkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang mengambil langkah untuk mencari pengalaman di luar negeri.

Tagar #KaburAjaDulu mencerminkan semangat mereka dalam mencari peluang tanpa banyak berpikir, meski tetap ada tantangan yang harus dihadapi.

Bekerja di Jepang memang merupakan pengalaman yang memperkaya, namun juga memerlukan persiapan yang matang agar tidak menghadapi kesulitan di kemudian hari.

Dengan persiapan yang baik, bekerja di Jepang dapat menjadi langkah besar menuju kesuksesan profesional dan finansial bagi generasi muda Indonesia.