Joni Pusat Informasi
NEWS  

Driver Ojek Online Dipastikan Mendapat THR Tahun Ini, Ini Rinciannya!

Driver Ojek Online Dipastikan Mendapat THR Tahun Ini, Ini Rinciannya!

Driver ojek online dan kurir memang akan menerima THR tahun ini – Dalam beberapa tahun terakhir, perdebatan mengenai pemberian Uang Hari Raya (THR) bagi pekerja sektor informal, seperti driver ojek online dan kurir, berulang kali mengemuka.

Namun, tahun ini membawa kabar baik bagi mereka, karena THR akhirnya dipastikan akan diberikan.

Keputusan ini disambut baik oleh driver ojek online dan kurir online, karena mereka merupakan bagian penting dari ekosistem transportasi dan logistik di Indonesia.

Baca juga: Biaya Naik Haji 2025 Turunm, Berikut Alasannya dari Kemenag, simak disini!

Berikut adalah Beberapa Keputusan Pemerintan Terkait THR Driver Ojek Online

Keputusan Pemerintah dan Perusahaan Aplikasi.

Pemerintah bersama sejumlah perusahaan aplikasi transportasi dan pengiriman barang telah menandatangani kesepakatan pemberian THR bagi driver ojek online dan kurir online.

Hal ini menjadi tonggak penting dalam pengakuan hak-hak pekerja di sektor ekonomi gig, yang selama ini belum mendapatkan jaminan yang sama seperti karyawan tetap.

Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa penyedia aplikasi memiliki tanggung jawab untuk menjamin kesejahteraan pengemudinya, termasuk dengan memberikan insentif menjelang hari raya.

Sejumlah platform besar, seperti Gojek, Grab, dan ShopeeFood, dikabarkan telah menyiapkan program THR bagi pengemudinya.

Besaran THR dan Mekanisme Pemberian

THR yang diberikan kepada driver ojek online dan kurir online tidak selalu sama dengan yang diberikan kepada pekerja formal.

Beberapa platform memilih untuk memberikan THR dalam bentuk kombinasi uang tunai dan insentif lainnya, seperti:

  • Hadiah berupa uang tunai diberikan berdasarkan jumlah perjalanan atau pengiriman yang dilakukan dalam periode tertentu.
  • Voucher diskon bahan bakar membantu mengurangi biaya operasional pengemudi.
  • Subsidi perawatan kendaraan, misalnya perawatan gratis atau diskon pembelian suku cadang.
  • Asuransi tambahan memberikan perlindungan lebih kepada mitra pengemudi.

Hadiah THR ini disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perusahaan dan diberikan kepada pengemudi yang aktif dalam jangka waktu tertentu.

Artinya, hanya pengemudi yang benar-benar bekerja secara konsisten yang mendapatkan keuntungan ini.

Tanggapan dari Driver Ojek Online dan Kurir

Driver ojek online dan kurir menyambut baik keputusan ini. Selama bertahun-tahun, mereka merasa pekerjaan mereka tidak diperlakukan sama seperti pekerja formal lainnya.

Dengan adanya THR, setidaknya selama liburan, mereka akan merasa lebih dihargai dan didukung dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Salah seorang driver ojek online, Budi (35), mengatakan: “Akhirnya ada jaminan bagi kami yang sehari-hari bekerja di jalan raya.

Kami bekerja keras sepanjang waktu tetapi tidak pernah mendapatkan tunjangan seperti pekerja kantoran. THR ini sangat berarti bagi kami.”

Namun, sebagian pengemudi merasa bahwa jumlah THR yang diberikan masih kurang dibandingkan dengan usaha yang mereka lakukan.

“Kami berharap ada regulasi yang lebih adil ke depannya. Kalau bisa, THR dihitung berdasarkan pendapatan rata-rata pengemudi dan bukan hanya berdasarkan jumlah pesanan tertentu,” kata seorang kurir yang tidak mau disebutkan namanya.

Dampak Positif pada Industri Transportasi Daring

Keputusan untuk memberikan THR kepada driver ojek online dan kurir tidak hanya menguntungkan pekerja, tetapi juga berdampak positif pada industri secara keseluruhan. Manfaatnya meliputi:

  • Meningkatkan loyalitas pengemudi: Dengan insentif seperti THR, pengemudi lebih termotivasi untuk terus menggunakan platform mereka.
  • Meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal: Memberikan THR membantu mengurangi beban keuangan pengemudi sebelum liburan mereka.
  • Meningkatkan citra perusahaan: Perusahaan aplikasi yang menawarkan THR akan mendapatkan citra yang lebih positif di mata publik.
  • Mendorong regulasi yang lebih adil: Keputusan ini dapat menjadi awal dari regulasi yang lebih baik untuk melindungi hak-hak pekerja ekonomi gig.

Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan

Meskipun kebijakan ini telah mendapatkan dukungan yang signifikan, masih ada beberapa tantangan yang perlu ditangani, termasuk:

  • Implementasi yang Konsisten: Tidak semua perusahaan memiliki kebijakan yang sama saat memberikan THR.
  • Besarnya THR masih bervariasi: Tidak ada standar yang jelas untuk besaran THR yang ideal bagi driver ojek online.
  • Keberlanjutan Kebijakan: Perlu dipastikan bahwa kebijakan ini berlaku tidak hanya tahun ini, tetapi juga untuk tahun-tahun mendatang.

Diharapkan ke depannya, pemerintah akan memberlakukan regulasi yang lebih ketat terhadap hak-hak pekerja di sektor sharing economy.

Selain itu, perusahaan diharapkan lebih transparan dalam menentukan sistem pembagian THR agar lebih adil bagi seluruh pengemudi dan mitra kurir.

Baca lainnya: Jenis – jenis Latihan meningkatkan Endurance yang bisa dilakukan di Ruman, cek selengkapnya disini!

Penting

Pemberian THR kepada driver ojek online dan kurir tahun ini merupakan langkah maju dalam mengakui hak-hak pekerja di sektor ekonomi berbagi.

Dengan THR, pengemudi dapat merasa lebih dihargai dan didukung saat memenuhi kebutuhan mereka selama liburan.

Namun, tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ruang lingkup dan keberlanjutan kebijakan ini.

Diharapkan ke depannya, akan ada regulasi yang lebih jelas dan sistem yang lebih adil sehingga semua pekerja sektor informal menerima hak yang memadai.