Joni Pusat Informasi
INFO  

7 Investasi Halal untuk Pemula yang Menguntungkan dan Bebas Riba!

7 Investasi Halal untuk Pemula yang Menguntungkan dan Bebas Riba!

Investasi halal untuk pemula menjadi banyak perbincangan akhir-akhir ini, berinvestasi adalah salah satu cara terbaik untuk mengelola keuangan dan mengembangkan aset.

Namun umat Islam perlu memastikan bahwa investasi yang mereka pilih sesuai dengan prinsip syariah yang disebut investasi halal.

Investasi halal bagi pemula tidak hanya menawarkan keuntungan finansial tetapi juga ketenangan pikiran seperti yang dilakukan dalam ajaran Islam.

Apa itu investasi halal?

Investasi halal merupakan bentuk investasi yang sesuai dengan prinsip syariah Islam. Artinya investasi tersebut harus bebas dari unsur Riba (bunga), Gharar (ketidakpastian), dan Maysir (spekulasi atau perjudian).

Selain itu, investasi tersebut tidak boleh berkaitan dengan industri terlarang seperti minuman beralkohol, perjudian, rokok, dan industri lainnya.

Baca juga: Investasi Reksadana BCA, Mudah dan Sangat Menguntungkan, simak selengkapnya disini!

Berikut beberapa Investasi Halal untuk Pemula.

1. Deposito syariah

Deposito syariah merupakan produk perbankan yang memungkinkan penanaman modal dengan sistem bagi hasil (mudharabah).

Berbeda dengan simpanan tradisional yang menggunakan sistem bunga, pada simpanan syariah pembagian keuntungannya didasarkan pada kesepakatan antara nasabah dan bank.

Keunggulan deposito syariah adalah risiko rendah dan keuntungan stabil serta halal.

2. Dana investasi syariah

Dana investasi syariah merupakan sarana investasi yang dikelola oleh manajer investasi berdasarkan prinsip syariah.

Dana yang terkumpul diinvestasikan pada saham atau obligasi yang memenuhi kriteria Halal. Ada berbagai jenis reksa dana syariah yang bisa dipilih, seperti:

  • Reksa Dana Pasar Uang Syariah: Investasi pada instrumen keuangan jangka pendek.
  • Dana saham syariah: Investasi pada saham perusahaan yang memenuhi prinsip syariah.
  • Dana Investasi Pendapatan Tetap Syariah: Investasi pada Sukuk atau Obligasi Syariah.

Dana investasi syariah cocok untuk masuk kedalam kategori Investasi halal untuk pemula karena dapat dikelola oleh profesional dan memiliki modal awal yang relatif rendah.

3. Emas

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang paling populer dan dianggap sebagai investasi halal untuk pemula.

Investasi emas tidak mengandung unsur riba dan dapat digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Pemula bisa memulainya dengan membeli emas fisik seperti emas batangan, atau menggunakan tabungan emas di lembaga keuangan syariah.

4. Tindakan Syariah

Saham syariah adalah saham perusahaan yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI).

Saham syariah tidak melakukan transaksi yang bertentangan dengan ajaran Islam. Pemula bisa memilih saham-saham dari indeks syariah, seperti Jakarta Islamic Index (JII) atau Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).

5. Sukuk (obligasi syariah)

Sukuk adalah surat utang berbasis syariah yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan. Berbeda dengan obligasi konvensional, Sukuk tidak menggunakan sistem bunga, melainkan sistem bagi hasil.

Sukuk cocok bagi pemula yang menginginkan investasi dengan risiko rendah dan imbal hasil stabil.

6. Properti Syariah

Berinvestasi di bidang properti juga bisa menjadi pilihan investasi halal untuk pemula.

Sistem properti dan pembiayaan syariah menggunakan akad yang sesuai dengan prinsip Islam, seperti akad Murabahah (jual beli dengan margin keuntungan) atau akad Ijarah (akad sewa).

Real estat adalah investasi jangka panjang yang dapat memperoleh manfaat dari kenaikan harga atau pendapatan sewa.

7. P2P Lending Syariah

Pinjaman peer-to-peer (P2P) syariah merupakan platform investasi halal untuk pemula yang menghubungkan peminjam dan investor melalui sistem bagi hasil.

Tidak ada unsur riba dalam transaksi ini karena sistem yang digunakan adalah akad Mudharabah atau akad Musyarakah.

Pinjaman P2P Syariah cocok untuk pemula yang ingin berinvestasi dengan modal kecil namun tetap mematuhi prinsip syariah.

Tips memilih Investasi Halal untuk Pemula

  • Pastikan sesuai prinsip syariah: pilih investasi yang sudah mendapat sertifikasi halal dari Dewan Syariah Nasional.
  • Kenali risikonya: Setiap investasi memiliki risiko. Pastikan Anda memahaminya sebelum berinvestasi.
  • Mulailah dengan modal kecil: Pemula sebaiknya memulai dengan modal yang tidak terlalu besar untuk meminimalkan risiko.
  • Gunakan lembaga keuangan terpercaya: Pilih bank atau perusahaan investasi yang resmi disetujui OJK dan memiliki reputasi baik.
  • Diversifikasi portofolio: sebaiknya jangan berinvestasi pada satu instrumen saja, melainkan distribusikan investasi Anda ke beberapa aset agar lebih aman.

Baca lainnya: Menteri Agama Ajak Masyarakat Sambut Bulan Ramadhan 2025 dengan Penuh Syukur!

Penting

Investasi halal untuk pemula menawarkan beragam pilihan yang aman, menguntungkan, dan sejalan dengan prinsip syariah.

Pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain deposito syariah, reksa dana syariah, emas, saham syariah, sukuk, properti syariah, dan pinjaman P2P syariah.

Ketika para pemula memahami jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan menerapkan strategi yang tepat, mereka dapat mulai berinvestasi dengan percaya diri dan tetap berada dalam koridor syariah.

Kami harap informasi ini bermanfaat dan membantu Anda memilih investasi halal untuk pemula yang tepat. Selamat berinvestasi!